²©²ÊÍøÕ¾

Terbukti di Jepang, Hobi Sederhana Ini Bikin Panjang Umur

Tim Redaksi, ²©²ÊÍøÕ¾
25 November 2024 10:40
TO GO WITH AFP STORY BY ALASTAIR HIMMER
In this picture taken on June 22, 2015, an elderly women troupe of singers and dancers from Kohama Island in Okinawa wearing traditional local costumes perform at a herb garden on Kohama Island, Okinawa Prefecture. They joke about knocking on heaven's door, but a Japanese 'girl band' named KBG84, with an average age of 84 have struck a blow for grannies everywhere by becoming pop idols. AFP PHOTO / Toru YAMANAKA        (Photo credit should read TORU YAMANAKA/AFP via Getty Images)
Foto: AFP via Getty Images/TORU YAMANAKA

Jakarta, ²©²ÊÍøÕ¾ - Jepang menempati urutan pertama dalam harapan hidup di antara semua negara di dunia. Negara berjuluk matahari terbit itu memiliki paling banyak penduduk berusia 100 tahun atau lebih yang disebut centenarian. Adapun populasi centenarian terbanyak di Jepang adalah Okinawa.

Untuk mengetahui rahasia umur panjang warga di sana, peneliti Dan Buettner pergi ke pulau tersebut. Dari hasil kunjungannya, Buettner menemukan bahwa orang-orang berumur panjang yang dia teliti ternyata punya kesamaan hobi, yakni berkebun sampai usia tua.

Hobi berkebun ternyata berkontribusi membuat orang menjadi lebih sehat, lebih bahagia dan pada akhirnya membuat mereka hidup lebih lama. Buettner meyakini bahwa hal ini bukan kebetulan, sebab ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa berkebun meningkatkan kesejahteraan dan umur panjang. Berikut penjelasannya:

1. Berkebun mendekatkan Anda pada alam

Paparan sinar matahari, udara segar, dan tanaman semuanya memiliki manfaat kesehatan. Seorang dokter di Skotlandia meresepkan "jalan-jalan di alam" untuk terapi tekanan darah tinggi dan gangguan kecemasan. Mereka juga mendorong pasien untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, entah itu mengamati burung atau mengumpulkan ranting.

Pada 1984, peneliti lingkungan Roger Ulrich menemukan bahwa pasien yang kantung empedunya diangkat bisa pulih lebih cepat jika kamar rumah sakit mereka menghadap ke alam daripada tembok. Alam bersifat restoratif, alias menyembuhkan.

2. Berkebun bagian dari olahraga

Berkebun membutuhkan aktivitas fisik yang manfaatnya bisa setara dengan olahraga.

"Bekerja di kebun melatih ketangkasan dan kekuatan, dan latihan itu membakar jumlah kalori yang sama seperti yang dikeluarkan di gym," menurut Richard Thompson, seorang peneliti di Royal College of Physicians London.

Membalikkan tanah dan menggali batu, misalnya, bisa menjadi salah satu hal paling sulit yang pernah Anda lakukan. Sementara itu, memangkas semak tanaman mawar dan menanam benih merupakan latihan ringan yang juga bagus untuk tubuh.

3. Berkebun redakan stress

Beraktivitas di kebun dan menghabiskan waktu di alam bisa menenangkan pikiran dan meredakan stress. Dalam satu penelitian yang dilakukan di Belanda, 30 orang diberi tugas yang membuat mereka stres. Lalu, subyek penelitian diminta membaca atau berkebun selama 30 menit. Mereka yang berkebun pulih dari stres jauh lebih cepat, berdasarkan hasil tes yang mengukur tingkat kortisol "bahan kimia stres" dalam tubuh mereka.

4. Anda bisa mengonsumsi hasil kebun yang lebih sehat

Manfaat ini tidak berlaku jika Anda hanya menanam tanaman hias. Tetapi jika Anda menanam buah-buahan dan sayuran, Anda bisa memakan hasil kebun sendiri yang lebih segar dibanding sayur dan buah dari supermarket.

Sebagian besar buah dan sayuran kehilangan 30% nutrisi tiga hari setelah panen karena respirasi, yakni proses alami di mana buah dan sayur terus "bernapas" setelah dikeluarkan dari tanah.


(hsy/hsy) Next Article Pantas Warga Jepang Panjang Umur, Ini 8 Makanan Andalannya

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular