²©²ÊÍøÕ¾

Meski Asing Keluar Sebulan, 5 Emiten Ini Masih Diburu

Dwi Ayuningtyas, ²©²ÊÍøÕ¾
05 September 2019 15:05
Sepanjang tahun ini atau year to date, pasar saham Indonesia cukup atraktif.
Foto: ²©²ÊÍøÕ¾/ Andrean Kristianto
Jakarta, ²©²ÊÍøÕ¾ - Sepanjang tahun ini atau year to date, pasar saham Indonesia cukup atraktif dan menarik pelaku pasar luar negeri untuk masuk. Data pasar menunjukkan investor asing sudah membukukan aksi beli bersih (net foreign buy/NFB) mencapai Rp 53,6 triliun.

Meskipun demikian, dalam sebulan terakhir, sejatinya investor asing banyak yang melepas kepemilikan di emiten-emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melansir data pasar, pada penutupan sesi I hari ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell/NFS) sebesar Rp 93,88 miliar. Sedangkan dalam sebulan terakhir nilainya mencapai Rp 7,52 triliun.


Di lain pihak, walaupun investor asing secara umum melego emiten Tanah Air, masih terdapat beberapa perusahaan yang populer dan diborong asing sebulan terakhir.

Siapa saja emitennya?

Melansir dari data pasar, 2 dari 5 emiten yang menjadi favorit investor asing merupakan pemain inti di sektor telekomunikasi Ibu Pertiwi, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) »å²¹²ÔÌýPT XL Axiata Tbk (EXCL)

Perusahaan

Harga Saham (Rp/unit)

Net Sell (Miliar Rupiah)

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

4.320

716

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)

9.600

308,2

PT XL Axiata Tbk (EXCL)

3.510

95,1

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

2.040

85,7

PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA)

1.535

80,9


Posisi Telkom ini mengejutkan lantaran kemarin asing justru ramai melepas saham emiten induk dari Telkomsel ini hingga Rp 211,03 miliar dalam sehari. Pada penutupan sesi I pun, saham TLKM juga terus dilego asing dengan nilai mencapai Rp 28,05 miliar, kendati sahamnya naik tipis 0,47% di level Rp 4.310/saham.

Besar kemungkinan, pelaku pasar luar negeri mulai melepas saham perusahaan BUMN ini seiring dengan rencana BUMN lainnya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan menawarkan layanan internet, bernama Stroomnet.

Rencana tersebut menjadi ancaman bagi TLKM karena hingga akhir tahun lalu PLN tercatat memiliki 71,1 juta pelanggan yang berpotensi menjadi pelanggan internet. Angka tersebut, hampir 10 kali lipat dari total pelanggan TLKM yang hanya 7,9 juta orang (per semester I-2019).

TIM RISET ²©²ÊÍøÕ¾Â INDONESIA


(dwa/tas) Next Article Konsolidasi Memanas, Tren Koreksi Indosat Tertahan

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular