²©²ÊÍøÕ¾

Usai Libur Imlek, Rupiah Masih Jetlag

Annisa Aflaha, ²©²ÊÍøÕ¾
03 February 2022 11:24
Ilustrasi Rupiah dan dolar (²©²ÊÍøÕ¾/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Rupiah dan dolar (²©²ÊÍøÕ¾/Andrean Kristianto)

Jakarta, ²©²ÊÍøÕ¾ - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (3/2/2022). Padahal performa dolar AS juga sedang tidak bagus..

Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan stagnasi. Pada pukul 11:00 WIB, rupiah melemah 0,1% ke Rp 14.370/US$.

Ternyata, tidak hanya rupiah yang terdepresiasi di hadapan dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,01% dan baht Thailand juga terpangkas 0,09%.

Sentimen negatif tidak terlepas dari penyebaran virus corona varian Omicron di dalam negeri. Kemarin Satuan TugasPenanganan Covid-19 melaporkan ada tambahan 17.895 kasus baru menjadi yang tertinggi sejak 25 Agustus tahun lalu.

Terus menanjaknya kasus Covid-19 membuat pelaku pasar was-was Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih ketat akan diterapkan lagi. Hal tersebut berisiko menghambat laju pemulihan ekonomi.

Selain itu, harga minyak sawit dunia pada hari ini turun 0,39% dari perdagangan Senin (31/1/2022). Walaupun harga minyak sawit tetap di kisaran MYR 5.000/ton, tapi tetap saja mempengaruhi ke pendapatan ekspor Indonesia.

TIM RISET ²©²ÊÍøÕ¾ INDONESIA


(aaf/aaf) Next Article Rupiah Dekati Rp 15.000/US$, Begini Kondisi Money Changer

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular