²©²ÊÍøÕ¾

Kartu Debit Makin Gak Laku! Warga RI Ramai-Ramai Pakai Ini

Arrijal Rachman, ²©²ÊÍøÕ¾
21 August 2024 14:47
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Agustus 2024. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)
Foto: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Agustus 2024. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, ²©²ÊÍøÕ¾Â Indonesia - Bank Indonesia melaporkan transaksi pembayaran menggunakan kartu debit atau ATM turun 9,57% secara tahunan (yoy) atau sebesar 584 juta transaksi. Hal ini sejalan dengan preferensi masyarakat menggunakan sistem pembayaran secara digital. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa transaksi melalui QRIS tumbuh pesat, yaitu 207,5% yoy dengan jumlah pengguna mencapai 51,43 juta dengan jumlah merchant tercatat 33,2 juta. "Ini menunjukkan akseptasi dan preferensi masyarakat terhadap layanan sistem pembayaran secara digital," kata Perry dalam konferensi pers Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Agustus 2024, Rabu (21/8/2024).

Lalu BI juga mencatat transaksi kartu kredit tumbuh 15,3% yoy, mencapai 39,8 juta transaksi. 

Adapun sistem transfer Bank Indonesia-Real Time Gross Settlement (RTGS) naik 15,46% yoy, menjadi Rp 15.450 triliun. Lalu BI Fast tumbuh 65,08% yoy, menjadi 301,4 juta transaksi. 

Perry melanjutkan bahwa transaksi layanan perbankan secara digital sebesar 1.845 juta transaksi atau tumbuh 30,5% yoy, sedangkan transaksi uang elektronik tumbuh 22,46% yoy, menjadi 1.272 juta transaksi.


(mkh/mkh) Next Article Kartu ATM Makin Ditinggalkan, Ini Sistem Pembayaran Primadona Warga RI

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular